3 Ilmu Nabi Khidir yang Membuat Nabi Musa Tercengang

3 Ilmu Nabi Khidir yang Membuat Nabi Musa Tercengang

Nabi Musa adalah sosok Nabi yang dikenal mempunyai sifat keras, tegas, dan pemberani. Itu salah satu alasan Allah mengutus Nabi Musa untuk menghadapi Fir’aun dan pasukannya. Keberhasilan Nabi Musa dalam mengalahkan Dinasti Fir’aun membuat dia bangga dan berkata pada Allah : “Ya Tuhanku, adakah Nabi lain / manusia lain yang lebih hebat dariku dan bisa menjadi Guruku?” Lalu Allah SWT menyuruh Nabi Musa untuk berjalan sampai ke Pertemuan 2 buah lautan (seperti tertuang dalam Q.S Al Kahfi 60). Lalu bertemulah dia dengan Nabi Khidhr dengan wajah nabi khidhr yangtertutup kain tipis. Nabi Musa meminta izin pada Nabi Khidhr untuk berguru.

Nabi Khidr awalnya menolak, karena Ia tau bahwa Nabi Musa tidak akan sanggup dan sabar mendampingi dirinya. Namun karena desakan Nabi Musa, Nabi Khidhr akhirnya membolehkannya dengan syarat agar Nabi Musa tidak banyak bertanya lagi. Akhirnya mereka berdua berjalan bersama- sama dan dalam perjalanan mereka yang panjang ada banyak kisah sebagai berikut.

1. Nabi Khidhr Melubangi Kapal yang Ditumpanginya (Q.S Al Kahfi 71-72)

Maka berjalanlah keduanya, hingga ketika keduanya menaiki perahu lalu dia melubanginya. Dia (Musa) berkata, “Mengapa engkau melubangi perahu itu, apakah untuk menenggelamkan penumpangnya?” Sungguh, engkau telah berbuat suatu kesalahan yang besar. (Q.S Al Kahfi 71)

Dia berkata, “Bukankah sudah aku katakan, bahwa sesungguhnya engkau tidak akan mampu sabar bersamaku?” (Q.S Al Kahfi 72)

 

2. Nabi Khidhr Membunuh Seorang Anak (Q.S Al Kahfi 74-75)

Maka berjalanlah keduanya; hingga ketika keduanya berjumpa dengan seorang anak muda, maka dia membunuhnya. Dia (Musa) berkata, “Mengapa engkau bunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sungguh, engkau telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar.” (Q.S Al Kahfi 74)

Dia berkata, “Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa engkau tidak akan mampu sabar bersamaku?” (Q.S Al Kahfi 75)

 

3. Nabi Khidhr Menegakkan Dinding Rumah yang Roboh (Q.S Al Kahfi 77-78)

Maka keduanya berjalan; hingga ketika keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka berdua meminta dijamu oleh penduduknya, tetapi mereka (penduduk negeri itu) tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dinding rumah yang hampir roboh (di negeri itu), lalu dia menegakkannya. Dia (Musa) berkata, “Jika engkau mau, niscaya engkau dapat meminta imbalan untuk itu.” (Q.S Al Kahfi 77)

Dia berkata, “Inilah perpisahan antara aku dengan engkau; aku akan memberikan penjelasan kepadamu atas perbuatan yang engkau tidak mampu sabar terhadapnya (Q.S Al Kahfi 78)

 

Sehebat- hebatnya Nabi Musa yang berhasil menaklukkan Raja Fir’aun pun tidak sanggup mendampingi Nabi Khidhr, karena Nabi Khidhr menguasai ilmu waktu (dia tau apa yang terjadi di masa lalu, masa sekarang dan masa depan).

  1. Nabi Khidhr melubangi kapal yang dinaikinya, karena ia tau bahwa di seberang lautan ada Raja Dzolim yang suka merampas kapal- kapal nelayan. Rusaknya badan kapal yang ia lubangi, akan membuat Raja tidak akan mengambil kapal yang sudah cacat fisiknya, sehingga harta nelayan tetap aman.
  2. Nabi Khidhr membunuh seorang Anak, karena ia tau bahwa kelak anak ini akan tumbuh menjadi orang dewasa yang sangat tangguh, tapi kejam yang akan membahayakan banyak orang, sehingga Nabi Khidhr membunuh anak ini sejak masih kecil.
  3. Nabi Khidhr mendirikan dinding rumah yang roboh, karena ia tau bahwa di bawah rumah itu ada harta karun terpendam yang kelak bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk membangun negerinya.

About Miftakhur Riza

Pembelajar masa silam, Petarung masa sekarang, Penyiap masa depan

View all posts by Miftakhur Riza

Leave a Reply

Your email address will not be published.