5 Tingkatan Kebaikan dan Kebenaran

Tidak semua kebenaran harus disampaikan. Karena berbicara itu harus menggunakan pertimbangan hati. Banyak keburukan terjadi justru karena kebenaran disampaikan tanpa memperhitungkan kesiapan orang lain. Letak kebenaran itu di dapur. Tidak harus dikeluarkan, karena apapun yang diolah, outputnya harus kebaikan dan keindahan.

5 Tingkatan Kebaikan dan Kebenaran

1. Khoir

Kebaikan universal yang sifatnya masih umum/ belum spesifik. Contoh : suka musik, suka olahraga.

2. Ma’ruf

Kebaikan yg sudah dirumuskan/ di arifi yang sifatnya sudah lebih spesifik. Contoh : suka musik jazz, suka olahraga renang.

3. Ihsan

Kebaikan yang lahir murni dari diri sendiri. Contoh : Ada orang yang jatuh, ya langsung reflek buat di tolong.

4. Birrun

Kebaikan yang sifatnya privat dengan tuhan. Contoh : haji yang mabrur pasti akan terjadi perubahan kebaikan dalam diri seseorang, karena Tuhan telah menerima amal ibadah hajinya.

5. Sholeh

Kebaikan yang dihitung detail sehingga tidak ada mudhorotnya.

Maka setiap kebenaran dan kebaikan yang disampaikan harus mengacu ke pertimbangan “sholeh” yang benar- benar sudah dipikirkan dulu dampak baik/ buruknya.

About Miftakhur Riza

Pembelajar masa silam, Petarung masa sekarang, Penyiap masa depan

View all posts by Miftakhur Riza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *