BIOGRAFI

Biografi Muhammad Miftakhur RIza

Muhammad Miftakhur Riza, pemuda yang dilahirkan di Magelang, 8 November 1989 ini memiliki karakter paling berbeda dengan keluarga besarnya. Tidak ada kelebihan dan hal- hal spesial di masa kecil, hingga pada waktu dia berumur 19 tahun mulai banyak perubahan yang terjadi. Perubahan terjadi saat ia mulai pindah dari Magelang ke Jogja untuk meneruskan Kuliah di Fakultas Teknik Sipil UGM. Selang beberapa hari setelah kuliah, ia memutuskan untuk meninggalkan Kos nya (yang waktu itu terbilang cukup mewah). Lalu memilih tinggal di Masjid dengan fasilitas seadanya dan mulai meninggalkan hal- hal yang sifatnya “kenyamanan”. Pemberian dan fasilitas dari orang tua mulai ditinggalkan perlahan, hingga ia berjuang sendirian.

Tiap malam tidur beralaskan tikar dengan dinginnya udara malam sudah menjadi kebiasaannya hingga 3 tahun. Semasa kuliah pun ia sudah mulai memisahkan diri dari hal- hal yang umumnya dilakukan orang anak muda di usianya. Di saat anak kuliahan pada umumnya mengisi waktu luang dengan futsal, karaoke, nongkrong, dll. Riza memutuskan untuk menekuni ilmu tentang Desain dan Perencanaan Gedung, hingga dalam waktu 2-3 tahun saja ia sudah berhasil mendesain 70-80 proyek- proyek konstruksi di Indonesia.

Tidak banyak yang mengenal orang ini, karena ia adalah “a man behind the scene“. Ia tidak boleh terkenal & tidak boleh diketahui banyak orang. Riza berkeyakinan bahwa memamg ada orang- orang yang keberadaannya sengaja disembunyikan Tuhan, sebagaimana Tuhan menyembunyikan sejumlah pemuda di Q.S. Al Kahfi.

Proses pencarian jati diri terus berlangsung, hingga ia semakin mengenal siapa dirinya yang sebenarnya. Ternyata uang (harta) bukan menjadi tujuan utama hidupnya, hingga pelan – pelan ia memutuskan untuk meninggalkan Dunia Konstruksi dan menekuni puluhan bisnis lain atas keinginannya dan hobinya sendiri. Gagal.. bangkit lagi… Gagal.. bangkit lagi… Gagal.. bangkit lagi… hingga sampai 22 bisnis gagal dan hanya 1 saja yang berhasil dan itu yang ia tekuni sampai saat ini. Ia menghargai setiap proses perjuangan dan mengambil inti sari hikmah dari setiap kegagalan.

Orang ini memiliki pendirian yang sangat kuat dan keras. Ia tidak akan pernah mau mengikuti arus yang mengalir. Jika sistem di lingkungannya tidak cocok, ia akan menciptakan sistemnya sendiri. Banyak orang terdekat meragukan dirinya, tapi ia tetap maju terus. Ia tidak bisa di iming- imingi dengan harga, tidak tergoda dengan tahta, dan menjauhi pujian. Ia memilih menjalani hidup dengan bertapa. Membangun rumah di tempat entah berantah yang tidak disangka orang. Menyembunyikan identitasnya yang sebenarnya dengan berbagai cara. Hingga orang lain tidak tau persis siapa ia sebenarnya dan tidak ada kata baku yang bisa menggambarkan dirinya.

Hanya ada 1 orang yang sanggup memahami dirinya. Orang yang mempunyai kesabaran & ruang yang begitu besar untuk menampung dirinya. Tidak akan ada yang mampu, kecuali istrinya. Rintan Nadhila Dinan, seorang wanita pilihan yang langsung diseleksi Tuhan untuk mendampingi dirinya. Wanita yang mempunyai ruang tak terbatas di dalam hatinya.

Sampai hari ini Muhammad Miftakhur Riza mempelajari ilmu waktu. Ia mempelajari masa silam, berjuang untuk masa sekarang, dan berusaha menyiapkan masa depan. Ia yakin bahwa kelak hasil belajarnya akan berguna dan diberbantukan untuk memperbaiki zaman.